Entah mengapa tiba-tiba saya teringat kepada sahabat/kakak/guru yang tinggal di kawasan Jogyakarta. Mas Sriharjanto Sahid.
Lama sekali saya tidak berkomunikasi dengan beliau, do'a saya semoga semua dalam keadaan sehat wal afiat dan sukses secara karir dan keluarga.
Mas, pada suatu malam saat saya bersilaturahim di kos-kosan anda ada puisi yang sampai saat ini memjadi renungan saya. Mudah-mudahan mas masih ingat dengan puisi tersebut atau bahkan sudah dibukukan dalan sebuah buku ANTALOGI PUISI - SRI HARDJANTO SAHID.
Saya lupa judulnya, kalau nggak salah puisi tersebut tertulis sbb :
SEEKOR SEMUT BERJALAN
DIATAS SEUTAS JEMBUT
MEMBAWA SURAT
TANPA NAMA DAN ALAMAT
MENUJU NIRWANA
panjang lebar anda jelaskan makna puisi tersebut sampai larut malam hingga kita terlelap. Pagi harinya mas ajak saya sarapan nasi pecel dan tempe bacem, mak yus.
Mas, saya rindu dengan pagelaran seni di ISI, malam itu mas Harjanto Sahid mengajak saya nonton pagelaran seni ISI dalam rangka Dies Natalis.
Sekali lagi mas sukses buat anda & keluarga. Mudah-mudahan Allah masih memberi kita kesempatan untuk bertemu.
Medio, 26 April 2010
Djoko 'Beta Patirajawane' Purwantono
Minggu, 25 April 2010
Minggu, 28 Maret 2010
Dampak Kurangnya Rasa Syukur
Dalam firman Allah SWT, QS. Ibrahim (14) : 7 yang artinya : Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".
Terkadang kita ( terutama diri saya sendiri ) belum sepenuhnya memahami dan menyadari dengan sungguh-sungguh makna ayat diatas.
Lihat dengan mudahnya kita mengatakan " Ah, pekerjaan ini - itu - kurang pas dengan aku " atau " Coba kita lihat progresnya bila tanpa aku ". Nada-nada arogan-sombong- dan sejenisnya itulah cermin diri yang kurang bersyukur.
Peran serta Allah tidak di indahkan seolah-olah semua hasil ikhtiar pribadi, informasi, nasihat bahkan bantuan orang lain dianggap angin lalu meminjam istilah IPTEK dunia ada digegamanmu.
Boleh jadi penyakit MIGRAN/STROKE/JANTUNG/GELISAH/SUNTUK/BETE adalah akibat langsung dari kekufuran kita kepada Allah SWT.
Ada nasihat yang bijak yang sentiasa dilontarkan oleh da'i-da'i kita " Untuk urusan dunia lihatlah kebawah namun jika untuk Urusan akhirat lihatlah keatas"
Semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat bagi anda yang membaca terutama diri ana Sendiri.
Terkadang kita ( terutama diri saya sendiri ) belum sepenuhnya memahami dan menyadari dengan sungguh-sungguh makna ayat diatas.
Lihat dengan mudahnya kita mengatakan " Ah, pekerjaan ini - itu - kurang pas dengan aku " atau " Coba kita lihat progresnya bila tanpa aku ". Nada-nada arogan-sombong- dan sejenisnya itulah cermin diri yang kurang bersyukur.
Peran serta Allah tidak di indahkan seolah-olah semua hasil ikhtiar pribadi, informasi, nasihat bahkan bantuan orang lain dianggap angin lalu meminjam istilah IPTEK dunia ada digegamanmu.
Boleh jadi penyakit MIGRAN/STROKE/JANTUNG/GELISAH/SUNTUK/BETE adalah akibat langsung dari kekufuran kita kepada Allah SWT.
Ada nasihat yang bijak yang sentiasa dilontarkan oleh da'i-da'i kita " Untuk urusan dunia lihatlah kebawah namun jika untuk Urusan akhirat lihatlah keatas"
Semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat bagi anda yang membaca terutama diri ana Sendiri.
Senin, 01 Februari 2010
Jika kita masih merasakan manis dan pahitnya kehidupan itulah hidup normal.
Namun bila kita tidak bisa menikmatinya maka kita perlu waspada.
Mungkin denyut nadi atau tekanan darah kita sudah tidak normal lagi.
Apapun kamu hari, sikapi hidup dengan profesional dan apa adanya.
Sebab Allah dekat dengan kita, bahkan lebih dekat dengan urat nadi kita.
Bekerja, Beramal dan Berdo'a kemudian serahkan hasilnya pada yang Maha Pengatur.
Jangan biarkan hidup mengendalikanmu, lakukan yang terbaik untuk hidupmu.
SELAMAT ULANG TAHUN 02022010. God Bless to You
Namun bila kita tidak bisa menikmatinya maka kita perlu waspada.
Mungkin denyut nadi atau tekanan darah kita sudah tidak normal lagi.
Apapun kamu hari, sikapi hidup dengan profesional dan apa adanya.
Sebab Allah dekat dengan kita, bahkan lebih dekat dengan urat nadi kita.
Bekerja, Beramal dan Berdo'a kemudian serahkan hasilnya pada yang Maha Pengatur.
Jangan biarkan hidup mengendalikanmu, lakukan yang terbaik untuk hidupmu.
SELAMAT ULANG TAHUN 02022010. God Bless to You
Kamis, 21 Januari 2010
Vita Muttatur Non Tolittur
Assalamualaikum Wr, Wb.
Sobat, betapa banyak peristiwa disekitar kehidupan ini yang membuat kita "shock". Dari kasus mutilasi yang dilakukan oleh Riyan dan Babe yang baru-baru ini terbongkar. Dengan tenangnya Babe menjawab bahwa 8 jiwa telah ia bunuh 6 diantaranya dimutilasi.
Belum lagi peristiwa dua atau tiga bulan terakhir dimana semua media elektronik dan cetak memberitakan tentang orang yang begitu mudahnya mengakhir hidupnya dengan meloncat dari bangunan bertingkat (Mall, apartement dll).
Mari kita merenung, bermuhasabah pada diri kita sendiri. Barang kali hal yang terjadi saat ini juga andil kita terhadap lingkungan.
Sudahkah kita peduli dengan keluarga, tetangga, teman atau orang disekitar kita? Sudahkah kita tersenyum, menyapa atau memberi salam kepada mereka? Sudahkah kita menanyakan kabar mereka hari ini? Atau malah kita berkata "memang GP (gue pikirin)" terhadap mereka.
Hidup itu dirubah bukan dibatalkan itulah arti dari kata bijakVita muttatur non tolittur. Betapa problem kehidupan ini berat membunuh ataupun bunuh diri bukan solusi.
Banyak contoh profil yang bisa kita jadikan panutan bahwa hidup itu harus dirubah bukan dibatalkan ambil salah satunya. Ust. Anton Medan siapa yang tak kenal beliau sekarang dan dulu.
Dulu kehidupan beliau bisa dibilang kelam namun sekarang berapa banyak santri-santriwati yang beliau bina sekarang. Bukankah Nabi Muhammad SAW pun pernah melakukan Hijrah?
Artinya barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin dialah orang yang beruntung/sukses.
Namun bila hari ini sama dengan hari kemarin maka ia merugi dan bila hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka CELEKA/ rugi.
Semoga yang sedikit ini menjadi renungan buat diri yang lemah ini.
Lamuru-Bone, Sulsel
Segala puji bagi Allah yang telah memberikan segala kenikmatan kepada kita umat-NYA. Pembaca yang budiman pemandangan ini salah satu bukti bahwa Allah sangat pemurah lagi penyayang. Hamparan yang hijau dan subur ini ternyata Allah masih menambahkan bonusnya kepada bumi Lamuru-Bone yaitu kandungan tambang batubara yang saat ini sedang ditambang oleh PT. Etam Energi Sejahtera. Subhanallah........Medio Desember 2008.
Langganan:
Entri (Atom)